29 Agustus 2025
Truck Mounted Crane (TMC) adalah alat angkat yang sangat fleksibel karena dipasang di atas truk. Alat ini biasa digunakan untuk memindahkan material berat di area proyek, gudang, hingga sektor logistik. Namun, di balik kepraktisannya, TMC memiliki risiko keselamatan yang tidak boleh disepelekan. Banyak kecelakaan kerja terjadi akibat kurangnya prosedur keselamatan, human error, maupun kondisi teknis alat.

MINEQ Indonesia
Risiko Paling Umum dalam Penggunaan TMC
- Overloading (Beban Berlebih)
- Mengangkat beban melebihi kapasitas crane bisa menyebabkan boom patah, truk terguling, hingga kecelakaan fatal.
- Pencegahan: selalu cek load chart dan pastikan berat muatan sesuai kapasitas.
- Terguling Akibat Tanah Tidak Stabil
- TMC butuh permukaan tanah yang rata dan stabil. Jika ground support lemah, truk bisa miring atau terguling saat boom dioperasikan.
- Pencegahan: gunakan outrigger dengan benar dan pastikan tanah padat sebelum operasi.
- Human Error (Kesalahan Operator)
- Operator kurang terlatih sering salah membaca beban, posisi boom, atau mengabaikan SOP.
- Pencegahan: wajibkan sertifikasi operator dan lakukan briefing sebelum kerja.
- Tabrakan dengan Lingkungan Sekitar
- Boom bisa mengenai kabel listrik, bangunan, atau pekerja lain jika area tidak diamankan.
- Pencegahan: pasang spotter (pemandu) dan tandai area kerja dengan safety cone/barikade.
- Kerusakan Sistem Hidrolik
- Kebocoran oli atau kerusakan silinder hidrolik bisa mengakibatkan boom jatuh mendadak.
- Pencegahan: lakukan inspeksi harian dan perawatan berkala.
- Kurangnya Komunikasi Tim
- Banyak insiden terjadi karena operator tidak mendapat instruksi jelas dari signalman atau tim lapangan.
- Pencegahan: gunakan isyarat tangan standar atau radio komunikasi.
- Cuaca Buruk (Angin Kencang / Hujan Deras)
- Angin kencang bisa menggoyahkan boom, sedangkan hujan membuat tanah licin dan berisiko selip.
- Pencegahan: hentikan operasi saat kondisi cuaca tidak aman.
Tips Keselamatan dalam Penggunaan TMC
- Lakukan daily checklist (rem, hidrolik, outrigger, boom).
- Ikuti load chart sesuai spesifikasi pabrikan.
- Operator harus bersertifikat K3 dan berpengalaman.
- Area kerja wajib diberi pengamanan & tanda bahaya.
- Rutin lakukan maintenance berkala untuk mencegah kerusakan mendadak.
Baca juga : Simulasi Alat Berat Mapping Lokasi Proyek
Penggunaan Truck Mounted Crane memang sangat membantu proyek, namun juga menyimpan banyak risiko. Overloading, tanah tidak stabil, hingga human error adalah penyebab utama kecelakaan. Dengan disiplin SOP, perawatan rutin, serta operator yang terlatih, risiko tersebut bisa diminimalisir sehingga operasi tetap aman, efisien, dan produktif.
🌐 sacotindo.com
📞 Hubungi: +6281317000098

